Daily Devotional

26 June

“For the message of the cross is foolishness to those who are perishing but to us who are being saved it is the power of God.. but we preach Christ crucified, to the Jews a stumbling block and to the Greeks foolishness, but to those who are called, both Jews and Greeks, Christ the power of God and the wisdom of God.” 1 CORINTHIANS 1:18, 23,24

The fear of the Lord will always exalt the truth of the cross

Obedience is the embodiment of the fear of the Lord (Luke 22:42). Jesus was the personification of this holy fear, being obedient to the Father (John 8:29) unto the point of death. There has been no greater obedience than His work at Calvary. Similarly, as we embrace the crucified walk, the power of God will be at work to save our souls from worldliness and the seed of the fear of God will sprout in the gardens of our soul

中文

「因為十字架的道理,在那滅亡的人為愚拙;在我們得救的人卻為神的大能……我們卻是傳釘十字架的基督。在猶太人為絆腳石,在外邦人為愚拙;但在那蒙召的,無論是猶太人、希利尼人,基督總為神的能力,神的智慧。」
—(哥林多前書一章18節、23-24節)

對主的敬畏之心
總是高舉十架的真理

順服是敬畏主的具體表現(參考路加福音二十二章42節)。直到斷氣那一刻都順服天父的耶穌,乃是敬畏主的最佳實例(參考約翰福音八章29節)。再沒有什麼比耶穌在髑髏地的順服之舉更加偉大。相同地,當我們擁抱釘十字架的道路,神的能力會從世俗中救拔我們的靈魂,敬畏主的種子亦將從我們的心田發芽生長。

Bahasa Indonesia

Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah…tetapi kami memberitakan Kristus yang disalibkan: untuk orang-orang Yahudi suatu batu sandungan dan untuk orang-orang bukan Yahudi suatu kebodohan, tetapi untuk mereka yang dipanggil, baik orang Yahudi, maupun orang bukan Yahudi, Kristus adalah kekuatan Allah dan Hikmat Allah. 1 KORINTUS 1:18, 23-24

Takut akan Tuhan akan selalu memuliakan kebenaran mengenai salib

Ketaatan adalah bentuk nyata dari takut akan Tuhan (Luk 22:42). Yesus merupakan personifikasi dari rasa takut yang kudus ini, Ia taat kepada Bapa (Yoh 8:29) sampai mati. Tidak ada ketaatan yang lebih besar daripada karya-Nya di atas Kalvari. Demikian pula saat kita merengkuh perjalanan yang tersalib ini, kuasa Allah akan bekerja untuk menyelamatkan jiwa kita dari keduniawian dan benih takut akan Tuhan akan bertunas di taman jiwa kita.