Daily Devotional

28 March

“Then He brought us out from there, that He might bring us in, to give us the land of which He swore to our fathers. And the Lord commanded us to observe all these statutes, to fear the Lord our God, for our good always, that He might preserve us alive, as it is this day.” DEUTERONOMY 6:23-24

The fear of the Lord is the grace to inherit all the promises of God for your destiny

The wellspring of this lovingkindness will never dry up in our life (Ps 34: 8-10). This portion of goodness will allow us to experience His covenantal grace (Ps 34: 11-12). Jesus was personified as the fear of Isaac in the Old Testament. Just as Isaac inherited everything from his father Abraham, Jesus too inherited the special promise from His heavenly Father (Gen 25:5; Acts 2:27-28, 31). And we, being joint heirs with Jesus enjoy the fullness of His covenant blessing (Prov 22:4)

中文

「將我們從那裏領出來,要領我們進入祂向我們列祖起誓應許之地,把這地賜給我們。耶和華又吩咐我們遵行這一切律例,要敬畏耶和華我們的神,使我們常得好處,蒙祂保全我們的生命,像今日一樣。」
—(申命記六章23-24節)

敬畏主乃為
承受祂對你命定諸般應許的恩惠

詩篇三十四篇8-10節的這股慈愛泉源,在我們生命中將永不斷絕;此份美福使我們經歷祂與我們立約的恩惠(參考詩篇三十四篇11-12節)。耶穌是舊約中雅各所敬畏的神之象徵;如同以撒繼承了父親亞伯拉罕的所有產業,耶穌也承受了天父特別的應許(參考創世記二十五章5節;使徒行傳二章27-28節、31節)。而與耶穌同作後嗣的我們,亦與祂同享父神所立之約的一切福份(參考箴言二十二章4節)。

Bahasa Indonesia

Tetapi kita dibawa-Nya keluar dari sana, supaya kita dapat dibawa-Nya masuk untuk memberikan kepada kita negeri yang telah dijanjikan-Nya dengan sumpah pada nenek moyang kita. Tuhan, Allah kita, memerintahkan kepada kita untuk melakukan segala ketetapan itu dan untuk takut akan Tuhan, Allah kita, supaya senantiasa baik keadaan kita dan supaya Ia membiarkan kita hidup, seperti sekarang ini. ULANGAN 6:23-24

Takut akan Tuhan adalah anugerah untuk memperoleh segala janji-janji Tuhan bagi destiny Anda

Sumber kasih setia yang memancar ini tidak akan pernah mengering di dalam hidup kita (Mzm 34:9-11). Porsi kebaikan ini akan membuat kita mengalami anugerah perjanjian-Nya (Mzm 34:12-13). Yesus dipersonifikasi sebagai rasa takut yang dimiliki Ishak di Perjanjian Lama. Sebagaimana Ishak mewarisi segala sesuatu dari Abraham, ayahnya, Yesus pun mewarisi janji yang special dari Bapa Surgawi-Nya (Kej 25:5; Kis 2:27-28, 31). Dan kita, sebagai ahli waris bersama-sama dengan Yesus menikmati kepenuhan dari berkat perjanjian-Nya (Ams 22:4).